• SMP NEGERI 3 CILEUNYI
  • TAQWA, CERDAS, KREATIF, INOVATIF

Apa Yang Sebaiknya Kita Lakukan Sebagai Pendidik?

 Apa Yang Sebaiknya Kita Lakukan Sebagai Pendidik?

By Elin Kamialin, The Teacher of English

Pendidikan adalah salah satu peranan yang sangat penting dan sangat berpengaruh untuk masa depan suatu Bangsa, karena maju mundurnya suatu bangsa bisa ditentukan oleh Pendidikan yang ada pada Negaranya itu sendiri terlebih dampaknya pada “Peserta Didik”. Dunia Pendidikan kita saat ini sedang diuji dengan adanya “Pandemi Covid-19” ini. Masalah ini pun masih menjadi bahan perbincangan kami sebagai para pendidik. Tak sedikit kami melihat, mengamati, menghadapi, bahkan sedikit meneliti atau mencari tahu penyebab “Menurunnya minat belajar anak didik kita”, yang tentunya akan sangat berpengaruh pada Karakter Peserta Didik itu sendiri. Seperti kita ketahui bahwa menciptakan manusia yang Berkarakter adalah salah satu Tujuan Pendidikan Indonesia, sementara bagaimana akibatnya apabila kita kurang maksimal dalam membentuk karakter mereka di sekolah dikarenakan Pembelajaran disampaikan secara Online.

Pembelajaran secara Online atau Daring atau Pembelajaran Jarak Jauh, BDR ataupun apalah namanya yang sudah berlangsung sekitar  hampir 2 tahun ini sangat berdampak pada Peserta Didik itu sendiri. Kalau awal pembelajaran Daring 4 bulan pertama masih dikatakan lancar karena peserta didik nya masih belum merasa bosan dan itu terjadi sampai akhir tahun pelajaran 2020-2021. Waktu terus berjalan sekitar kurang lebih 1 tahun dan munculah masalah yaitu Peserta didik mulai kurang intens dalam mengikuti pembelajaran secara Daring ini, mereka banyak yang mulai telat bahkan tidak  mengikuti pembelajaran, dengan mulai beralasan : bangun kesiangan.., tidak punya kuota.., lupa…, membantu orangtua.., mencari uang sendiri.., bahkan ada yang secara jujur bilang Malas belajar dengan dalih tidak mengerti dan bosan.

Selama itu pula saya sebagai Pendidik sekaligus sebagai walikelas disekolah yang sangat saya cintai ini di SMP Negeri 3 Cileunyi, mulailah menelusuri dengan cara berkomunikasi lewat Chatting, telepon bahkan sampai memanggil mereka ke sekolah secara individu sekaligus orangtua/wali untuk diajak ngobrol, dicari tahu penyebabnya apa, memberi saran, memberi solusi sampai memecahkan solusi itu sendiri step by step pun pengawasan dan evaluasi secara kontinyu. Peserta didik yang saya pegang sebanyak 52 orang dan ada sekitar 10 sampai 18 orang bermasalah dan penyebab umumnya yaitu kurangnya Peran serta orangtua selama pembelajaran Daring ini. Berdasarkan hasil dari penelusuran dan penangan masalah ini ternyata lumayan berdampak terhadap anak itu sendiri, adapun kurangnya peran serta Orangtua itu antara lain : 1. Kurang pemahaman orangtua dalam pengertian dan maksud pembelajaran Daring itu sendiri, mereka hanya tahu anak-anak belajarnya di Handphone, tanpa mereka tahu peran apa saja yang harus mereka lakukan selama anak-anaknya belajar di rumah. 2. Ketidak tahuan mereka dalam ilmu Teknologi dan Komunikasi saat ini atau dengan kata lain “Gaptek” or Gagal Teknologi. Mereka tidak mencoba untuk mengimbangi ilmu saat ini, sehingga orangtua sering dibohongi oleh anak-anaknya. 3. Masih ada orangtua yang hanya luusan SD bahkan ada yang tidak lulus SD sehingga mereka kurang bisa menyeimbangi Pendidikan saat ini. 4. Kurangnya menerapkan ilmu agama terhadap anaknya. 5. Kasus perceraian orangtua sehingga anak tinggal dengan selain orangtua sendiri. 6. Kasus anak yatim. 7. Kurangnya sentuhan, komunikasi dan  pendekatan secara langsung dari Guru/Walikelas ( secara tatap muka ) secara kontinyu.

Berdasarkan hasil penelusuran tersebut di atas yang dikarenakan kurangnya peran serta orangtua dalam membimbing, mengawasi dan mendidik anaknya selama di rumah khususnya dalam pembelajaran Daring dan anaknya itu sendiri, maka timbul lah dampak terhadap mereka/peserta didik yaitu : 1. Mereka kurang bertanggung jawab sebagai seorang pelajar. 2. Kurang respect terhadap orangtua dan Guru. 3. Kurang disiplin mengatur waktu. 4. Kurang peduli tehadap oranglain. 5. Sering berbohong. 6. Malas. Itu semua dampaknya terhadap karakter peserta didik, yaitu menjadi kurang berKarakter

After melakukan hasil penelusuran melalui tulisan di atas, maka saya bisa mengambil suatu pemecahan masalah/solusi akan permasalahan tersebut (pembelajaran Daring dan PTMT) yang selama ini terjadi di dunia Pendidikan dimanapun, khususnya di sekolah kami yang saya usung adalah sebagai berikut:

Bagi Orangtua:

  1. Peran orangtua sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan semangat, tanggung jawab dan disiplin peserta didik selama pembelajaran PJJ ataupun Blended learning (PJJ dan PTMT) dengan cara lebih intens dalam mengawasi dan membimbing mereka selama anak melaksanakan PJJ tsb dengan penuh kesabaran dan sepenuh hati
  2. Orangtua harus selalu mengontrol dan mengecek hasil pembelajaran dengan melihat/meminta bukti melalui catatan ataupun nilai yang mereka dapat secara kontinyu

Bagi Guru/Pendidik:

  1. Guru/walikelas harus selalu rutin minimal 1 bulan sekali melaporkan hasil pembelajaran peserta didik kepada orangtua
  2. Guru/walikelas harus selalu intens dalam mengontrol dan mengevaluasi baik kehadiran, keikutsertaan mengikuti pembelajaran peserta didik dan melaporkannya minimal 1 minggu sekali
  3. Guru/walikelas harus selalu memotivasi peserta didik setiap menyampaikan pembelajaran
  4. Guru/walikelas harus melakukan pembinaan kepada peserta didik melalui ngobrol/sharing dan mengingatkannya secara bertahap sampai mereka benar-benar ada progress yang baik
  5. Apabila mereka belum ada perubahan, undang orangtua untuk ngobrol dan melaporkannya secara baik-baik, ngobrol langsung dengan orangtua dan anak akan lebih efektif dan efisien terhadap perkembangan anak
  6. Apabila ditangani oleh walikelas belum ada perubahan, berkoordinasi lah dengan pihak Guru BK agar guru BK membantu menyelesaikannya dan sekaligus melaporkan ke pihak guru BK
  7. Apabila dengan guru BK masih belum ada perubahan pula maka berkoordinasi lah dengan pihak sekolah melalui Wakasek Kesiswaan
  8. Dan apabila masih belum terselesaikan juga bicarakan melalui studi kasus di forum terbatas
  9. Guru/walikelas harus mengayomi, menyayangi, membina dan mendidik dengan tulus dan penuh kasih sayang tetapi Ketegasan pun perlu diterapkan
  10. Yang paling penting Guru/walikelas selalu mendo’akan mereka

 

Kalau boleh saya simpulkan apabila PERAN ORANGTUA dan PERAN PENDIDIK/GURU jika sesuai dengan  tugasnya masing-masing dalam mendidik mereka, maka akan maksimal hasilnya, terlebih Peran Guru harus lebih dari orangtua dalam membentuk karakter mereka jika peran orangtua kurang maksimal seperti yang disebutkan pada salah satu penyebab di atas. Di sekolah melalui Guru, mereka dilatih dalam  berbagai pembiasaan dan ekstrakurikuler yang ada di sekolah dengan harapan agar karakter mereka akan jauuuuh lebih baik. Salah satu harapan  orangtua menyekolahkan sekaligus menitipkan anaknya kepada pihak sekolah yaitu Guru agar anak mereka akan menjadi anak yang berakhlak mulia, begitupun pihak sekolah khususnya Guru mempunyai Amanah dari pihak orangtua yang harus diembannya, maka Kerjasama dan koordinasi antar keduanya harus lebih baik lagi, InsyaaAllah harapan dan cita-cita semua dalam membentuk KARAKTER siswa akan terwujud. Jadiiii…karena kita sebagai Pendidik maka Tugas kita untuk membentuk karakter peserta didik bisa terwujud dengan baik dan mereka akan bisa mengikuti pembelajaran dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan semangat.

I n s y a a  A l l ah...

Maaf dengan melampirkan beberapa foto dokumentasi berikut  tidak sedikitpun ada maksud untuk membuka aib seseorang, ini semata mata hanya untuk memotivasi dan mengajak siapapun yang ingin mencoba pengalaman yang saya dapatkan dan bersifat sharing, semoga bisa menginspirasi

Terimaksih sudah kepo dengan membaca artikel opini saya ini.

Berikut ada sebagian foto dalam pembinaan siswa secara individu dan mengundang Orangtua

Dokumentasi Mengundang /Pemanggilan Orangtua

 

    

Dokumentasi pembinaan peserta didik secara individu sebelum pemanggilan Orangtua

  

Komentar

Mantaflah bu Elin ...Sae

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KUNCI KESUKSESAN RAFA

  KUNCI KESUKSESAN RAFA Oleh: Alya Winanda Syawalina Rizki (Juara I Lomba Menulis Cerpen Rayon 5 Kabupaten Bandung)    Cuaca pagi ini sangat cerah. Kulihat senyuma

20/10/2022 14:16 - Oleh SUMYATI - Dilihat 290 kali
PUISI RAMADAN

PRAKTIK ZAKAT oleh Sumyati antrian anak pria wanitasatu persatu mendekati mejadijaga tiga anak beliadepan kelas merekadi tangannya uang recehan enam lembar lima ribuan anak berkemeja

23/04/2022 06:38 - Oleh SUMYATI - Dilihat 763 kali
PUISI RAMADAN

BAJU LEBARAN Oleh Sumyati tradisi idul firtiyang tak terpungkiridari cacah hingga priyayiwalau lidah mengingkari, meredam hatidari rayuan mata kanan dan kirishopee, lazada dan toko pe

23/04/2022 06:32 - Oleh SUMYATI - Dilihat 321 kali
PUISI RAMADAN

    ISYA Oleh Sumyati   Rasululloh bersabda:subuh dan isya adalah salat terberat bagi para munafikpadahal telah alloh persiapkan pahalasetara pahala salat sunat sete

21/04/2022 17:10 - Oleh SUMYATI - Dilihat 619 kali
KUTIFAN AUTO BIOGRAFI

  ANTARA TUGAS NEGARA DAN ANAK    H.R. Tirmidzi Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran

16/04/2022 20:37 - Oleh SUMYATI - Dilihat 645 kali
RAMADAN BERPUISI 3

    PESAN AR-RAHMAN    Tahukah Kalian: kenapa allah menciptakan mahluknya berpasangan? ada kemarau ada hujan   ada panas ada dingin ada susah ada sena

16/04/2022 20:05 - Oleh SUMYATI - Dilihat 411 kali
ADAKAH YANG KAU LIHAT TAK SEIMBANG Oleh : Omah Karmanah

  GAPAILAH CITA-CITAMU SETINGGI LANGIT, TERBANGLAH SAMPAI KE ATAS AWAN TANPA SENGIT , TUK MENGGAPAI CITA-CITA DAN HARAPAN, TETAP SEMANGAT TUK MASA DEPAN WALAU GELOMBANG DATANG

15/04/2022 14:57 - Oleh Dra. Omah Karmanah, M.M.Pd. - Dilihat 442 kali
Teks Fabel ( Moni dan Gucci)

Oleh: Dra. Omah Karmanah, M.M.Pd. Cerita fabel merupakan cerita tentang kehidupan binatang yang berperilaku menyerupai manusia.  Fabel termasuk jenis cerita fiksi, bukan kisah t

15/04/2022 12:21 - Oleh Dra. Omah Karmanah, M.M.Pd. - Dilihat 741 kali
AYO BERINOVASI SESUAI PERKEMBANGAN ZAMAN

Oleh : Dra. OMAH KARMANAH, M.M.Pd. Guru merupakan ujung tombak di lapangan. Sebagai guru perlu berinovasi untuk menyesuaikannya dengan kurikulum yang berlaku saat ini. Perkembangan k

14/04/2022 23:56 - Oleh Dra. Omah Karmanah, M.M.Pd. - Dilihat 681 kali
PENDAK DEUI SARENG HAWU  

PENDAK DEUI SARENG HAWU    Ku Sumyati   Wanci sariak layung, anu garawé di bangunan geus singkil baralik ka imahna séwang-séwangan. Sedengkeun an

15/03/2022 15:12 - Oleh SUMYATI - Dilihat 557 kali